NEED SPIRIT

Hari ini adalah hari yang kesekian kalinya aku pesimis. Pesimis menghadapi blog-ku ini. Banyak hal yang aku lakukan, mencari semangat dengan melihat blog yang tergabung dalam bloof, ya walau enggak bisa satu-persatu karena bloofers sekarang sudah banyak sekali.

Aku bingung mau nulis apa, bingung... seadanya lah bercerita ala 'ngalor ngidul ngetan ngulon' entah enggak ada ujungnya. but hari ini aku hanya say hai buat teman-teman yang sudah buka blog saya.

Ada celah dalam hatiku yang mungkin bisa kau jamah
melewati relung hati yang gundah
namun tak bisa cepat aku berikan bunga yang merekah
karena lagu tak lagi indah terdengar
karena rasa tak lagi menjawab kilaunya indah

Adalah kau yang bisa menjamah
namun luka ini telah menjalar
menapaki hari-hari yang penuh resah

adalah kau yang masih kubukakan pintu indah
namun kau tak pernah lagi mengalah
hingga akhirnya aku harus mengubah

adalah kau yang membuatku berubah
melewati derasnya hujan yang menjadikan dedaunan basah
meleati angin yang semakin lelah berhembus
dan dengan terik yang kian lama kian menyengat

ketahuilah, bahwa karena kau aku ada
karena kau akupun tiada
dalam lara yang kian merana
dan aku pastikan, kaulah segala di dunia

Yea... begitulah, aku bener-bener butuh semangat untuk tetap ngeblog... teman,,, terimakasih semuanya.
Kamis, 02 Juni 2011
Posted by Zilian Zahra

...

HARI INI, tidak ada yang istimewa bagiku. Walaupun aku bahagia bisa sembuh dari sakitku hanya saja masih tersisa sedikit ingus yang menggumpal di hidung dan pencernaanku yang kudu dalam terapy. Tak ada yang istimewa karena penuh sebal rasa ini. Menunggu menunggu dan menunggu tak jua hadir. tapi tak apa,,, aku tetep kudu fight menghadapi semua ini. Semangat!!! dan Hidup Pecundang!!!
Minggu, 22 Mei 2011
Posted by Zilian Zahra

GUGUSAN RINDU

Masih ada gugusan rindu yang masih bertahan di hati, tetapi apakah mungkin akan mekar di saat yang aku inginkan? entahlah... semakin lama semakin menggelayut di hati dan semakin memberat. Tak kusangka diri ini tak pernah punyai rasa rindu bila tak jua bertemu ataupun rasa yang khas dimiliki setiap insan yang rindu. tapi lisan ini kosong akan rindu, rasa ini tak merindui, hanya di hati ada gugusan rindu yang tak mungkin aku elakkan.

Kepada siapakah gugusan rindu ini akan mekar? aku pun tak tahu, semua gambaran tentang hati yang gundah membuatku hilang akan rasa, namun aku heran, mengapa gugusan rindu ini mampu bertahan sekian lamanya? aku semakin memahami tentang jalan yang kau tunjukkan untukku dan aku simpulkan pada puisi yang kosong.

duhai gugusan rindu dihati
tunjukkan keelokanmu pada negeri
agar kembang-kembang cinta mekar berseri
menghias indah warna-warni lukisan Ilahi

duhai gugusan rindu dihati
aku ingin sukmamu mengoyak kalbu
tampakkan rupamu agar dunia tak lagi malu
melantunkan tembang-tembang rindu

duhai gugusan rindu dihati
aku sampaikan pada pejuang hati
yang tak pernah lelah berjuang hingga tertatih
untuk berteriak dan berucap

(Zillian)
Kamis, 19 Mei 2011
Posted by Zilian Zahra

LELAH

Aku lelah melewati pengembaraan hati ini
Aku jera menyuguhkan rasa ini
Kini, aku hanya sebatang lidi yang tak berarti
Menelanjangi sisa-sisa waktu ini

Aku ingin tak terbungkus kafan
namun tetap terkubur dalam bumi
Aku ingin terjerat lidi yang tak menyakiti
Agar kutemui jalan yang pasti

Bila masih ada rasa dalam jiwa
aku ingin bergejolak membawa asa
Kuingin ketulusan dalam lubuk hati
Kuingin rasa yang terdalam
bukan hanya IBA

Agar lelahku beralasan
Agar jiwaku tak beringasan
Agar lelahku menjadi sempurna
Bersama jiwa yang tiada pernah letih
Menemani lelah dan indahku

(Zilian)
Sabtu, 14 Mei 2011
Posted by Zilian Zahra

MASIH MENUNGGUI

Tahun 2011 mulai membuka hidup baru untukku, membuang keterpurukan dan tidak berlarut-larut dengan sesuatu yang buat hati tidak nyaman. Banyak hal yang aku lakukan seperti menambah teman, mencari hiburan baru, melakukan suatu inovasi baru, dan mengekspresikan diri. Hal tersebut aku lakukan dengan waktu yang tidak bersamaan. Latihan mengorganisir waktu adalah yang aku depankan, bisa jadi salah satu tujuannya adalah untuk dapat memanage waktu dan memilah mana yang mesti kudu aku lakuin lebih dahulu. Prioritas utamaku adalah orang terdekatku. Mereka yang menyemangatiku dan menemaniku, karena aku tidak mau kehilangan mereka. Mencintainya dan menganggap mereka teman adalah hal terindah yang ingin selalu kurasakan.

Hingga bulan April 2011 ini, aku berkenalan dengan banyak orang, yang pasti aku pasang tampang "ramah". Aku berusaha nice and fun pada mereka, terlebih beberapa teman yang aku kagumi, aku beri perhatian lebih. Bukan maksud apa-apa, namun aku ingin dapat diterima sebagai bagian dari mereka. Bagian teman dari mereka, seperti waktu aku di Kos setahun yang lalu. Aku berharap tidak ada rasa lebih (dalam tanda kutip) agar hubungan kita tetap terjalin baik. Namun ternyata hidup itu tidak seperti yang aku bayangkan, penyalah artian terjadi. Akhirnya aku merasa jauh, tidak seperti biasanya. Tidak sering sms, say hello pun tidak pernah... yang tampak adalah sosok yang "dingin". Wah kalo urusan "dingin2an" aku pasti menang, karena aku orangnya "dingin". Tapi aku tidak mau kalah dengan egoku dan belajar menjadi insan yang sosialis. "Dingin"ku aku rem (kaya naik kendaraan aja) menjadi sebuah kemasan kehidupan yang lebih menerima. Walau kenyataan sudah berbeda namun aku masih menunggui. Menunggu mereka kembali dengan senyum terhangat kita. Aku juga menerima apabila aku harus kehilangan mereka. Aku berdoa agar mereka bisa lebih dewasa dan dapat mencermati segalanya dengan pikiran matang.

Belajar! Belajar! dan Belajar! yang selalu aku lakukan! Aku tidak mau terpuruk, aku mau selalu bangkit dan menjadi jiwa yang dapat membantu sesama. Suasana hangat yang kurindu masih saja tanpa jeda dan koma.

Ada celah yang mengisyaratkan makna
Ketika tali sudah mulai pudar
dan aku mulai merasa lelah namun aku tak pasrah
Kuingin tapaki hidup ini dengan tersenyum
Memandang segalanya dengan kerinduan
dan hangat kuselimuti setiap langkah
Kecewa kadang datang
tapi kuingin menghiasinya dengan senyum
Agar aku dapat damai didunia ini
Agar aku bisa menikmati persaudaraan ini
karna aku mencintai. (Zilian)
Rabu, 06 April 2011
Posted by Zilian Zahra

Popular Post

- Copyright © Catatan Zilian Zahra -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -