Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
SEKIAN SENJA
Menikmati senja hari ini
Tak hanya sekedar senja biasa
Bukan pula senja yang renta
Aku yakin! Senja ini milik kita
Ketika badai dan terjangan ombak
-- menyapu kita
dan kamu memilih untuk menyerah
Karena kau berfikir
Aku telah pergi menyelamatkan diri
-- tanpa menolehmu
Padahal aku sedang berjuang
Untuk tetap bernafas
-dan kamu meninggalkanku
dengan sejuta sumpah serapah terlantun
Kemudian kenyataan menjawab
Bahwa aku tidak pernah pergi
Bertahun menyimpan sakit
Pada akhirnya pertemuan terjadi kembali
Pertemuan yang lebih menyakitkan
Daripada bertahan di tengah ombak dan badai
Seperti isyarat
Bahwa ini senja kita
Aku berharap segera menggelap
Tanpa terang datang
Menyinari kita
-saat sakit semakin menjadi, 09022026
JIKA WAKTUNYA TIBA
Berharap waktu pulang di tunda
Namun apalah daya
LENYAP
Aku lenyap
Tanpa kata
Tanpa jejak
Hilang
Terbawa Api
Mimpiku surut
Tak ada daya
Hanya luka
Temaniku dan menyayat
Perih merangsek
Menyusup lewat nadi
[Pesindon1315]








