Kalahnya LOGIKAku!

Bagiku, untuk saat ini bergelut dengan logika adalah hal yang paling menyenangkan. Tak peduli perasaan sendiri, yang terpenting tujuan dari apa yang dilakukan. Namun hari ini, aku merasa logikaku kalah telak dengan perasaanku. Walau logika berteriak:
APA HAKMU BERPERASAAN BEGITU?!
KAMU TIDAK ADA HAK BERLAKU DEMIKIAN!
SADARLAH!
Namun logika tetap kalah. Kali ini benar-benar kalah! Tuhan, apa ini? Aku sendiri tidak tahu. Kupikir perasaan ini sudah terbiasa, namun ternyata masih perasa.
Rasanya ingin kukuatkan logikaku, dan selalu kukuatkan logikaku. Agar aku mengerti bahwa Aku bukan apa-apa dan bukam siapa-siapa lagi untuknya.

-Denin, 11112023-
22.57 wib
Sabtu, 11 November 2023
Posted by Zilian Zahra

Satu Nama (1)

Ada satu nama manusia di hatiku, yang hingga kini masih bertahta.
Nama yang dulu sering kupinta dalam doa doaku, untuk jadi pendamping hidupku.

Namun hingga kini, doa itu...
Ah, aku yakin Tuhanku masih menangguhkannya.

Aku pernah berhenti berharap, karena dia memilih yang lain.
Sejak itu, aku merasa hidupku berhenti, pikiranku buntu.
Aku tidak tahu harus bagaimana, ditinggalkan kekasih yang masih aku perjuangan.

Kusadari, kucoba menemukan pengganti, kucoba berpaling hati, melupakannya, membencinya. Karena mustahil akan bisa bersamanya kembali.

Namun segala upaya, jatuh dan bangun menjalin hati
Tak satupun kutemui cinta manusia sebesar cintaku padanya.

Sampai pada akhirnya, Aku merasa tidak perlu cinta. Aku hanya butuh logika untuk menjalani hari dan bertahan di kefana-an ini.

-Denin, 6/11/2023


Senin, 06 November 2023
Posted by Zilian Zahra

CERITA LALU


 Ada cerita lalu

Kini semakin basi melaju

Menjadi kian hangat namun sayu

Adakah yang layu

Dalam hati yang sendu

Namun merindu

Tanpa mengenal waktu

-Denin, 30102023-
Senin, 30 Oktober 2023
Posted by Zilian Zahra
Tag : ,

Sebuah Cerita

 Akan kutulis sebuah cerita, tentang seseorang yang mampu membuat dadaku sesak, seperti tertusuk benda tumpul, memar dan dalam. Seperti mimpi ketika semua rasa ku lepas begitu saja dengan harapan dapat merasa tenang dan bersemangat dalam menjalani hidup. Cukup kehilangannya menjadikan pelajaran bagiku bahwa di dunia ini fana dan memilikipun juga berarti fana karena sejatinya Allah Swt.-lah yang Baqo'.

Kini semakin kusadari, benteng besar nan kuat yang kasat mata berdiri megah membuat aku merasa sangat menerima komunikasi dengannya. Memoar masa lalu yang liar menerjang kini menjadi teman cerita yang selalu mengabarkan bahwa dia pernah hadir seutuhnya untukku. Perasaan kesakitan menguap begitu saja setelah semua rasa kupasrahkan pada-Nya.

Melihatnya yang kadang terjebak dengan waktu itu, ingin rasanya kuulurkan energi. Sediakan bahu menopangnya agar kuat. Aku yakin banyak sekali yang disembunyikan dariku. Tak berani diungkapkan. Pandangannya -pun menerawang ketika dia memberanikan diri tatap maya.

Usah risau dengan persuaan ini

Kini kita bertemu

untuk saling menguatkan.


(UINGD, 29102023)

Minggu, 29 Oktober 2023
Posted by Zilian Zahra

PERJUMPAAN


Kita sudah sama semakin renta...

Selalu ada getar namun enggan bersua.


Entah...

Berusaha untuk menutup jendela lalu...


Getar suaramu... 

Tunjukkan betapa letih perjuanganmu menjauh dariku. 

Mungkin kau tak tahu, betapa aku mengalami masa yang tidak mudah.


Ah rasanya persuaan ini kuingin kita

Dengan versi kita yang baru

Yang lebih baik dan lebih berdaya.


Merbabu street, Oct. 2023

Sabtu, 28 Oktober 2023
Posted by Zilian Zahra

Popular Post

- Copyright © Catatan Zilian Zahra -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -